MediaKabarNusantara.Com – Lampung Tengah – Banyaknya bantuan dari pusat melalui balai besar guna untuk mendukung swasembada pangan Nasional, selain P3-TGAI yang dikerjakan oleh P3A, bermunculan juga proyek inpres tahap 2 sebanyak 16 titik di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Lampung Tengah, namun tidak jelas asal usul serta kepemilikannya.
Seperti yang berada di Dusun 5 Mulyodadi Kampung Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. Disinyalir dikerjakan asal-asalan
Pasalnya dari hasil investigasi tim media di lokasi terdapat banyaknya lempengan yang sudah retak, dan belum lama dikerjakan sudah ada yang ambruk roboh. Kuat indikasi dikerjakan tidak mengacu pada juklak juknis pekerjaan, sehingga berpotensi tidak akan bertahan lama.
Beberapa unsur yang dihubungi oleh media ini, seperti P3A setempat, UPTD dinas serta para pekerja di lapangan dengan mengatakan mereka tidak mengetahui mereka bekerja dengan pak Usup, sedangkan Pak Usup di hubungi melalui telepon/pesan WhatsApp berulang kali namun tidak merespon.
Berselang beberapa waktu kemudian tim investigasi ke lapangan dan konfirmasi dengan pak Usup di beskem tepatnya di kampung Jaluk Sugih, pak Usup mengatakan bahwa pekerjaan tersebut didapat dari balai besar, awalnya 14 titik lalu ditambah lagi 2 titik, sehingga total ada 16 titik,” kata Usup kepada media, beberapa waktu lalu.
Hal ini menjadi pertanyaan dari kalangan masyarakat karena tanpa adanya papan informasi pekerjaan serta keterangan yang resmi mengenai pekerjaan tersebut, sehingga terkesan seperti proyek hantu.
Sedangkan data yang dapat diakses penerima bantuan P3-TGAI pada tahap II tahun 2025 Kabupaten Lampung Tengah P3A selaku penerima proyek tersebut adalah:
1 P3A Harapan Makmur Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah.
2 GP3A Way Sabah Bekri Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah.
3 P3A Karya Mulya Nuban III Bumi Ratu Nuban Lampung Tengah.
4 P3A Agung Makmur II Gunung Sugih Lampung Tengah.
5 GP3A Way Manunggal Gunung Sugih Lampung Tengah.
6 P3A Sri Rejeki Gunung Sugih Lampung Tengah.
7 P3A Way Ulek Raman Selagai Lingga Lampung Tengah.
8 P3A Way Ulu Babak Selagai Lingga Lampung Tengah.
9 P3A Ngudi Makmur Seputih Banyak Lampung Tengah.
10 P3A Tani Makmur Seputih Banyak Lampung Tengah.
11 P3A Tirto Mulyo Seputih Banyak Lampung Tengah.
12 P3A Dwi Karya Trimurjo Lampung Tengah.
13 P3A Karya Tani Trimurjo Lampung Tengah.
14 P3A Adil Trimurjo Lampung Tengah.
15 P3A Tirta Karya Trimurjo Lampung Tengah.
16 P3A Tirta Jaya Trimurjo Lampung Tengah.
Di lain waktu media ini menghubungi, Samuelson Hansen Sianipar ST,M.Tech Sebagai Kepala Bidang OP SDA BBWS Mesuji Sekampung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, melalui telepon/pesan Whatsapp dengan nomor: +62 812-4103-XXXX, pada Jum’at 19 Februari 2026, untuk mendapatkan penjelasan terkait proyek hantu tersebut, Samuelson mengatakan, “Saya sudah meminta tim kelapangan untuk cek kondisi pak, sepertinya itu informasi lama yg disampaikan. Tks”. Nanti saya carikan infonya di desa tersebut, itu bukan P3TGAI pak,” ujar Samuelson Hansen Sianipar. Pekerjaan itu, bagian dari pekerjaan Inpres tahap 2 Bapak cek IG balai saja disana ada info terkait inpres. Silahkan di akses, Bapak ke bagian humas saja pak, atau tag ig balai agar mendapatkan jawaban yang sesuai. Bapak sudah coba lewat IG.
“Nanti saya tanyakan kenapa tidak direspon, Iya tanya saja disana pak, itu humasnya nanti respon, ada pesan ada contact, Ya bapak kasi saja lokasi yang dimaksud 16 itu dimana, biar dibantu cek oleh adminnya,” jelas Samuelson.
Tim media menilai pihak balai besar tidak transparan terkesan menutup-nutupi pekerjaan tersebut, diminta BPK dan Inspektorat serta Komisi IV DPRD Provinsi Lampung untuk turun lapangan mengkroscek pekerjaan tersebut, supaya pekerjaan tersebut bisa bermanfaat sesuai keperluan warga dan tidak ada indikasi penyimpangan anggaran terkait proyek Inpres apa P3A yang belum jelas kebenarannya.
Pada saat berita ini akan ditayangkan Samuelson, menyampaikan melalui pesan Whatsapp, “Saya bukan bagian itu pak, silahkan dengan humas dan hukum di balai yg verifikasi berita”. tutupnya.
(Tim)






